Kali ini Mobil Plat Merah jadi Alat Kampanye Hitam

 Kendaraan operasional pemerintahan yang diduga digunakan untuk melakukan kampanye hitam atas pasangan Hidayat  Nur Wahid+Didik Rachbini di Kampung Kandang, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (7/6/2012)


jalanpanjang.web.id - Upaya intimidasi dan kampanye hitam (black campaign) sepertinya tiada henti menerpa pasangan Cagub dan Cawagub yang diusung PKS, Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini.

Kamis (7/6) siang di Kampung Kandang, Ragunan, Jakarta Selatan, sebuah mobil dengan atribut salah satu Cagub datang ke Kampung Kandang sekitar pukul 11.00 WIB. Penumpang mobil tersebut kemudian keluar sambil menenteng pengeras suara.

Melalui pengeras suara itu sang sopir berteriak-teriak, “PKS antimaulid, PKS antitahlil", yang dilakukan secara berulang-ulang dan baru berhenti ketika sang sopir melihat ada seorang perempuan mengenakan jilbab datang bersama suaminya, yang juga saksi mata.

“Mungkin dia mengira istri saya kader PKS. Sehingga begitu melihat istri saya dia langsung diam,” kata Irfan.

Melalui sumber pemilik warung yang berada diarea tersebut, diketahui pria tersebut sering melakukan hal itu. Bahkan lanjut Irfan, sebulan terakhir setidaknya dua kali mobil dan sopirnya datang melakukan kampanye hitam.

Irfan pun berinisiatif mengambil gambar mobil dan sang sopir dengan handphone yang dibawanya. Hal itu untuk bukti bahwa apa yang dikatakannya bukanlah cerita rekaan.



Sementara saat dikonfirmasi, Hidayat Nur Wahid menyayangkan hal tersebut. Menurutnya fitnah-fitnah seperti itu masih saja terus dikembangkan untuk kepentingan politik sesaat. “Fitnah seperti itu biasanya muncul menjelang Pemilu atau Pilkada. Itu bukan barang baru. Tetapi yang saya sayangkan hal itu bisa terjadi juga di Jakarta,” ujarnya.

Hidayat berharap, semua pihak tidak mengembangkan fitnah untuk mencapai tujuan tertentu. Karena hal itu bukan saja bertentangan dengan semangat demokrasi, tetapi juga dilarang keras dalam agama. “Kasihan masyarakat jika selalu disuguhi dengan fitnah dan beragam kebohongan hanya karena tujuan politik. Ini sangat tidak sehat di era demokrasi seperti sekarang,” imbuh Hidayat.(kompas.com)

Artikel Terkait



Tags: ,

Jalan Panjang.web.id

Didedikasikan sebagai pelengkap direktori arsip perjuangan dakwah, silahkan kirim artikel maupun tulisan Tentang Dakwah ke jalanpanjangweb@gmail.com