Wakil Ketua DPR RI Anis Matta mengungkapkan duka cita yang mendalam atas meninggalnya da'i sejuta umat KH Zaenudin MZ. Anis mengenal sang dai sejak dirinya masih remaja. Tetapi hingga akhir Zaenuddin MZ, Anis tidak pernah bertatap muka secara langsung.
"Saya sampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya figur Islam yang saya kenal sejak saya masih remaja. Saya suka medengarkan ceramah-ceramahnya, tapi tidak pernah berinteraksi secara pribadi dengan beliau," ucap Anis saat ditemui wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (5/7/2011).
Di mata Anis, Zaenudin MZ merupakan sosok yang mampu mencerdaskan umat Islam melalu ceramah-ceramahnya. "Beliau ikut mencerdaskan umat Islam di Indonesia karena ceramah-ceramahnya dekat dengan masalah-masalah yang sangat aktual," ungkap Anis.
Terlepas dari segala bentuk kontroversial semasa hidup sang da'i, kata Anis sudah menjadi kewajiban semua orang untuk senantiasa mendoakan orang yang telah meninggal. "Semoga kesalahan-kesalahannya bisa diampuni," doa Anis.
Anis mengaku yang paling berkesan dari Zaenudin MZ adalah ceramah-ceramahnya yang selalu faktual. "Ceramahnya selalu faktual artinya masalah-masalah aktual yang terjadi di masyarakat dan itu punya efek mencerdaskan masyarakat," kenang Anis untuk sang da'i.(tribunnews.com)
jalanpanjang.web.id - innalillahi wa innailahi rojiun. Kiai Haji Zainuddin MZ telah meninggal dunia pada Selasa (5/7) pukul 09.22 WIB di Rumah Sakit Pusat Pertamina. Jenazah KH. Zainuddin sudah dibawa ke rumah duka, Jalan Gandaria I, Gang Haji Aom, Kebayoran Baru.
Saat ini, para pelayat sudah berdatangan ke rumah KH. Zainuddin. Jenazah beliau telah disemayamkan di rumah duka, di Jalan Gandaria 1 Gang Haji Aom Nomor 70 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Akhir tahun 2010, KH. Zainuddin juga pernah dilarikan ke Rumah Sakit Gandaria, Jakarta Selatan. Walau pemeriksaan belum usai, mantan Ketua Partai Bintang Reformasi (PBR) ini ngotot keluar dari rumah sakit.
Penyebab kematian Dai Sejuta Umat, KH Zainuddin MZ, diduga akibat penyakit lama yang sudah diderita. Namun, penyakit apa itu masih misterius.
Pihak Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) hanya menjelaskan berdasarkan keterangan pihak keluarga bahwa Zainuddin memiliki riwayat penyakit tersebut. "Kami tak dapat menjelaskan penyakit apa yang mengakibatkan Zainuddin MZ meninggal pada Selasa (5/7) pagi," ungkap Kepala Manajemen Bisnis RSPP, dr Syafik Ahmad.
Ia menegaskan bahwa tim medis RSPP yang menangani Zainuddin juga sempat melakukan pemeriksaan fisik dan mengkonfirmasi keluarganya perihal riwayat penyakit yang pernah diderita.
"Menurut keluarga, penyakit itu memang sudah lama diderita almarhum. Bahkan sebelum dibawa ke RSPP, Zainuddin sempat menjalani pemeriksaan di rumah sakit lain," imbuh Syafik.
Saat ini, para pelayat sudah berdatangan ke rumah KH. Zainuddin. Jenazah beliau telah disemayamkan di rumah duka, di Jalan Gandaria 1 Gang Haji Aom Nomor 70 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Akhir tahun 2010, KH. Zainuddin juga pernah dilarikan ke Rumah Sakit Gandaria, Jakarta Selatan. Walau pemeriksaan belum usai, mantan Ketua Partai Bintang Reformasi (PBR) ini ngotot keluar dari rumah sakit.
Penyebab kematian Dai Sejuta Umat, KH Zainuddin MZ, diduga akibat penyakit lama yang sudah diderita. Namun, penyakit apa itu masih misterius.
Pihak Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) hanya menjelaskan berdasarkan keterangan pihak keluarga bahwa Zainuddin memiliki riwayat penyakit tersebut. "Kami tak dapat menjelaskan penyakit apa yang mengakibatkan Zainuddin MZ meninggal pada Selasa (5/7) pagi," ungkap Kepala Manajemen Bisnis RSPP, dr Syafik Ahmad.
Ia menegaskan bahwa tim medis RSPP yang menangani Zainuddin juga sempat melakukan pemeriksaan fisik dan mengkonfirmasi keluarganya perihal riwayat penyakit yang pernah diderita.
"Menurut keluarga, penyakit itu memang sudah lama diderita almarhum. Bahkan sebelum dibawa ke RSPP, Zainuddin sempat menjalani pemeriksaan di rumah sakit lain," imbuh Syafik.
Rumah Zainuddin MZ di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, penuh pelayat. Para pelayat yang tidak hanya dari warga sekitar itu terlihat memenuhi jalan dan halaman rumah dai sejuta umat itu.
Bergantian, para pelayat masuk ke dalam rumah Zainuddin di Jalan Gandaria 1, Gang Haom, Jakarta Selatan, Selasa (5/7/2011). Para pelayat tampak menyalami sejumlah anggota keluarga, termasuk istri Zainuddin, Kholilah, yang tampak sangat sedih.(republika,detik)
Bergantian, para pelayat masuk ke dalam rumah Zainuddin di Jalan Gandaria 1, Gang Haom, Jakarta Selatan, Selasa (5/7/2011). Para pelayat tampak menyalami sejumlah anggota keluarga, termasuk istri Zainuddin, Kholilah, yang tampak sangat sedih.(republika,detik)



